![]() |
Febby Datuak Bangso (tengah) saat berdiskusi dengan Komisioner KI Sumbar |
FS.Padang(SUMBAR) - Politisi senior Sumbar, Febby Datuak Bangso mengatakan efisiensi anggaran harus disikapi dengan bijak oleh Pemprov ataupun Pemda kabupaten kota yang baru saja dilantik. Sosialisasi harus maksimal tidak hanya di lingkungan internal birokrasi tetapi juga kepada dunia usaha dan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Febby dalam diskusi santai di kantor Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat, Rabu, 26/2.
"Agar tercapai apa yang menjadi KPI efisiensi ini adalah dengan keterbukaan informasi yang komprehensif agar kita semua bisa saling memahami dan tidak salah faham dengan kondisi yang ada," ujar mantan Ketua PKB Sumbar ini.
Datuak Febby menambahkan keterbukaan informasi tidak saja membantu kepala daerah secara psikologis terhadap tim sukses yang membantu mereka saat Pilkada yang mungkin sulit menolak permintaannya sehingga ini berdampak disharmonisasi kepala daerah dan OPD.
"Dan jangan sampai tim sukses yang tidak mendapatkan harapannya menjadi pemecah belah kepala daerah dan wakilnya," sambung doktor pariwisata ini.
Pada pertemuan ini Datuak Febby juga menginisiasi para tokoh Sumatera Barat yang pernah menerima penghargaan Achievement Motivation Award (AMP) dari KI Sumbar mendorong dan menguatkan begitu pentingnya keterbukaan informasi sesuai amanah Undang Undang.
"Para tokoh-tokoh yang pernah menerima penghargaan AMP dari KI Sumbar memiliki tanggungjawab moril dalam mendorong keterbukaan informasi di badan publik, karena mereka sudah dinobatkan sebagai tokoh keterbukaan informasi," pungkas Datuak Febby penerima AMP 2024 dari KI Sumbar yang juga Alumni Lemhanas RI ini. (*)
No comments:
Post a Comment