FS.Payakumbuh(SUMBAR) – Pondok Pesantren (Ponpes) Dar El Ilmi Payakumbuh menegaskan komitmennya dalam menolak segala bentuk tawuran dan paham radikalisme. Sikap ini disampaikan dalam sebuah tausiyah kepada para santri serta melalui deklarasi bersama jajaran pengurus ponpes kemaren.
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan Ponpes Dar El Ilmi, Ustaz Hafdzan El Hadi, Lc. menegaskan bahwa tawuran tidak hanya merugikan pelakunya, tetapi juga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara itu, paham radikalisme dinilai sebagai ancaman serius terhadap stabilitas sosial serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kami dengan tegas menolak aksi tawuran dan radikalisme dalam bentuk apa pun. Ponpes harus menjadi tempat yang menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, yang menjunjung tinggi perdamaian dan kebersamaan," ujar Ustaz Hafdzan dalam tausiyahnya.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, pengurus Ponpes Dar El Ilmi secara bersama-sama mendeklarasikan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, radikalisme, dan tindak kejahatan lainnya. Ponpes juga terus berupaya memberikan pemahaman kepada para santri mengenai bahaya dan dampak negatif dari kedua hal tersebut.
Kegiatan ini berlangsung di lingkungan Ponpes Dar El Ilmi, Payakumbuh, dengan melibatkan seluruh jajaran pengurus dan santri. Deklarasi ini juga sebagai bentuk dukungan kepada Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan sikap tegas ini, Ponpes Dar El Ilmi berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, damai, dan harmonis, baik di kalangan santri maupun masyarakat luas.(***)
No comments:
Post a Comment