FS.Padang(SUMBAR) – Empat hari setelah Idulfitri 1446 H, Kota Padang tampil memukau! Masyarakat, termasuk para perantau, terpesona dengan kebersihan kota yang semakin terjaga. Salah satu kawasan yang mencuri perhatian adalah Jalan Raden Saleh, yang terlihat rapi dan nyaman.
Keindahan ini tidak terjadi begitu saja. Setiap pagi, para petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang bekerja keras menyapu dan membersihkan setiap sudut jalan. Upaya luar biasa ini menjadikan Kota Padang semakin nyaman bagi warganya.
Kesuksesan menjaga kebersihan kota tak lepas dari kepemimpinan Wali Kota Padang, Fadly Amran Dt Paduko Malano, dan wakilnya, Buya Maigus Nasir. Sejak awal menjabat, Fadly Amran bertekad menjadikan Padang sebagai kota yang bersih dan indah.
Kesolidan antara pasukan oranye (julukan petugas kebersihan) dan Fadly Amran telah terjalin sejak awal Ramadan. Hal ini terlihat dalam acara buka puasa bersama pertama di Youth Center Bagindo Azis Chan pada Selasa (18/3/25), yang dihadiri oleh 500 petugas kebersihan.
Dalam kesempatan itu, Fadly Amran menyampaikan apresiasi besar kepada petugas kebersihan.
"Tidak akan cukup ucapan terima kasih untuk Bapak/Ibu semua. Kalian adalah pahlawan kebersihan yang memastikan kota ini tetap nyaman dan indah," ujarnya.
Acara itu juga dihadiri oleh Asisten Setdako Padang, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Ketua Baznas Kota Padang, Yuspardi.
Fadly pun mengajak seluruh petugas untuk mengembalikan kejayaan Kota Padang dengan meraih kembali Piala Adipura.
"Mari kita jadikan Kota Padang kembali meraih Piala Adipura. Kami sangat berharap kepada Bapak/Ibu semua sebagai garda terdepan dalam kebersihan kota," tambahnya.
Faiz, seorang perantau yang pulang kampung, merasa bangga dengan kondisi kota yang semakin bersih.
"Luar biasa! Wali Kota Fadly Amran benar-benar menjaga kebersihan kota. Kami yang datang dari rantau merasa senang melihat perubahan ini. Semoga terus ditingkatkan," ujarnya saat menikmati pagi di Jalan Raden Saleh pada Jumat, (4/3/2025).
Fadly Amran menegaskan bahwa kebersihan kota tidak hanya bergantung pada aturan, tetapi juga pada peran aktif masyarakat dan kerja keras petugas kebersihan. Dengan semangat gotong royong, harapan untuk mengembalikan Piala Adipura ke Kota Bengkuang semakin nyata.(*)
No comments:
Post a Comment